Puisi Jalaluddin Rumi Tentang Jebakan Dengan Umpan Hasratmu Sendiri


Mengikuti hasratmu sendiri artinya melarikan diri dari Tuhan, dan menumpahkan darah ruhaniyah di hadirat Keadilan-Nya.

Dunia ini sebuah jebakan dan hasratmu itu umpannya; hindari jebakan, hadapkan lah wajahmu kepada-Nya.

Jika kau ikuti Jalan, ratusan keberkahan bersamamu; sedangkah jika kau menuju arah sebaliknya, buruk nasibmu.

Karenanya, sang Nabi berkata, "dengarkan nuranimu walaupun para ahli agama menasehatimu untuk urusan duniamu." Tanggalkan hasratmu, agar terungkap Rahmat-Nya.

Dari pengalamanmu sendiri jelas lah bahwa semua kebaikan menuntut pengorbanan.

Karena kau tak mungkin menghindar dari dunia, jadi lah hamba-Nya; dan keluarlah dari penjara-Nya menuju taman-Nya.

Ketika terus kau awasi pikiran dan tindakanmu, akan selalu kau saksikan Keadilan dan Sang Hakim;

Walaupun kelalaian masih menutup pandanganmu tidaklah itu mencegah Sang Matahari bersinar.

Sumber:
Jalaluddin Rumi, Matsnavi VI: 3777-3784.
Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Camille dan Kabir Helminski dalam Rumi: Jewels of Rememberance Threshold Books, 1996

Berdasarkan terjemahan dari Bahasa Persia oleh Yahya Monastra.

Untuk Informasi lebih lanjut silahkan hubungi no yg tertera di atas

Posting Komentar

Untuk Informasi lebih lanjut silahkan hubungi no yg tertera di atas

Komentar (0)

Lebih baru Lebih lama