Jika Kau Dambakan Puisi Jalaluddin Rumi

 

Jika kau dambakan dirimu yang sejati, keluarlah dari jasadmu.

Tinggalkan di belakang aliran kalimu yang dangkal dan mengaruslah engkau ke dalam sungai yang dalam dan lebar.

Jangan rela sekedar menjadi seekor kerbau yang menghela bajak di sawah, ber-thawaf-lah engkau bersama bintang-bintang yang bertasbih-berputar di atasmu.

Sumber:

Jalaluddin Rumi, Rubaiyat F#62

Terjemahan ke Bahasa Inggris oleh Kabir Helminski.

Tuan Rumah

Para penempuh Jalan, dimana kalian?

Kekasih Tercinta ada disini![1]

Dambaanmu tinggal di ruang sebelah. Sejak awal bertetangga![2]

Mengapa engkau berkelana kesana kemari, menjelajah gurun?

Jika tatapanmu menuju ke Wajah Yang Tercinta,[3] dan tak hanya ke bentuk permukaan, maka dirimu lah yang menjadi rumah bagi Rabb: engkaulah tuan rumah bagi-Nya.

Berkali-kali kau tempuh jalan menuju rumah itu.

Kali ini, masuklah ke dalam, panjatlah atapnya. Rumah indah yang suci yang ciri-cirinya telah kau paparkan dengan rinci.

Kini tunjukkanlah padaku ciri-ciri rumah Rabb.

Jika telah kau kunjungi Taman itu, mana oleh-oleh rangkaian bunga dari sana?

Jika kau telah sampai Laut-nya Rabb, mana mutiara indah, jiwamu: Sang Pribadi?

Bagaimanapun, semoga jelajahmu selama ini membawamu ke gudang harta-karun.

Sungguh sayang, jika tak kau sadari, harta-karunmu terkubur didalam dirimu sendiri.

Catatan:

[1] "... Dan Dia bersamamu dimanapun engkau berada ..." (QS Al Hadiid [57]: 4)

[2] "...Dan ketahuilah sesungguhnya Allah membatasi diantara sosok dan qalb ..." (QS Al Anfaal [8]: 24)

"Orang bertanya kepada Rasulullah SAW, 'Wahai Rasulullah, dimanakah Allah, di bumi atau di langit?' Rasulullah SAW menjawab, 'Allah Ta'ala berfirman: 'Tidak termuat Aku oleh bumi-Ku dan lelangit-Ku, dan termuat Aku oleh qalb hamba-hamba-Ku yang mukmin, yang lemah lembut, yang tenang-tenteram.' " (Hadits Qudsi)

[3 "... menyerahkan wajah bagi Allah ..." (QS An Nisaa [4]: 125)

Sumber:

Jalaluddin Rumi, Divan-i Syamsi Tabriz, Ghazal 648

Diterjemahkan oleh Franklin D. Lewis, dalam Rumi: Past and Present, East and West, Oneworld Publications, Oxford, 2000.

Untuk Informasi lebih lanjut silahkan hubungi no yg tertera di atas

Posting Komentar

Untuk Informasi lebih lanjut silahkan hubungi no yg tertera di atas

Komentar (0)

Lebih baru Lebih lama